PERTARUHAN

Image(312)BHari Ahad 19 April 2009 di Cinema 21 Ekalokasari Bogor jam 09.30 diputar film berjudul “PERTARUHAN”. Saya kebagian satu tiket atas nama Blogor.

Sebuah film dokumenter yang mengangkat isu-isu tentang perempuan oleh produser Nia Dinata.

PERTARUHAN, sebuah dokumenter kolektif yang berkisah tentang berbagai kontroversi seputar tubuh perempuan yang telah lama menjadi perdebatan di sekitar kita.

Di Indonesia, praktek sunat diterima secara luas oleh berbagai kalangan dengan alasan “membersihkan” anak perempuan dari spirit setan yang mengarahkanya menjadi liar. Meski demikian, sampai sekarang masih banyak orang yang tidak sadar akan adanya praktek ini. “UNTUK APA ?” membawa penonton pada semrawutnya kepercayaan dan konteks dibalik praktek sunat perempuan.

Orang Tionghoa percaya semakin tinggi tanah kuburan, mereka yang telah mati akan semakin dekat dengan nirwana. Gunung Bolo adalah kompleks kuburan Cina berbentuk bukit yang terletak di Tulungagung Jawa Timur. Selepas senja, kompleks kuburan yang tenang dan sunyi ini berganti fungsi menjadi lokasi prostitusi liar. Nur dan Mira adalah pemecah batu yang malamnya menjadi pekerja seks di Gunung Bolo. Sepanjang hari mereka bekerja keras namun pendapatan mereka tidak pernah mencukupi. “RAGAT’E ANAK” menggambarkan betapa kerasnya perjuangan Ibu untuk membiayai anaknya.

Di Indonesia, persepsi perempuan lajang adalah mereka yang tidak berhubungan seksual. Sattus “tidak menikah” ini menjadi kendala ketika mereka berusaha memeriksakan kesehatan reproduksinya. Mereka kerap kali terbentur dengan persepsi moral yang dituduhkan oleh obstetri dan ginekologi/SpOG (Kebidanan dan Kandungan). Dengan mengikuti usaha para “Nona” dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan, “NYONYA/NONA” mempertanyakan pentingnya kesehatan versus penilaian moral.

Image(311)Dalam “MENGUSAHAKAN CINTA”, Ruwati dan Riantini memilih menjadi buruh migran di Hongkong karena pendapatan yang lebih memadai daripada di Indonesia. Selain itu, di Hongkong mereka juga mendapatkan kebebasan dalam otonomi terhadap tubuh. Rian yang seorang lesbian, takut membawa hubungan cintanya saat kembali ke Indonesia. Adapun Ru, kerap gamang karena keperawanannya dipertanyakan oleh calon suami yang menunggunya.

0 Responses to PERTARUHAN

  1. Ikut menyimak reviu-nya Mas Fajar. Meski gak nonton, jadi sedikit tahu. Makasih.
    Eh, acara ini diposting di milis Blogor gak ya, agak lupa2 inget.

Leave a Reply