Menjadi Baik

Pertanyaan sederhana yang bisa menghilangkan perbendaharaan kata dari hati yang malas, adalah : Bila Anda tidak ingin menjadi yang terbaik, lalu Anda ingin menjadi apa?
Ingatlah bahwa pribadi cemerlang yang tidak bekerja dengan cara-cara yang berkualitas – akan maju secepat perahu yang berlayar di sungai yang kering.
Maka, jangan pernah memasuki kegiatan dan pekerjaan apa pun tanpa kesungguhan untuk menjadi yang terbaik dalam melakukannya.
Berfokuslah pada kekuatan Anda, dan bukan pada kelemahan Anda. Berfokuslah pada kemungkinan-kemungkinan baik, bukan pada kemungkinan gagal. Dan berfokuslah pada kesungguhan upaya Anda, bukan pada masalah-masalah Anda.
Ingatlah, bahwa apa pun yang menjadi fokus Anda, akan tumbuh. Maka berfokuslah pada yang menguatkan, yang membesarkan, dan pada yang meninggikan Anda.
Bila saya menemukan kebaikan dalam pikiran dan hati ini, saya akan bersungguh-sungguh untuk hanya memikirkan kebaikan, hanya mewadahi perasaan baik, hanya mengatakan kebaikan, dan hanya melakukan kebaikan. (Mario Teguh)

0 Responses to Menjadi Baik

  1. trijokobs says:

    sangat mencerahkan mas fajar..
    bener banget terutama buat saya.. yang ditonjolkan hanya masalah-masalah saja… jadi usaha gak optimal.

  2. ikrarestart says:

    assalamualaikum pak fajar gimana kabarnya ? sehat
    seperti hukum tarik menarik ya…
    sepertinya semakin kita merasa berkembang kita akan semakin merendahkan kita hari kemarin padahal itu belum tentu perkembangan dalam arti sesungguhnya. perkembangan adalah baik tapi perasaan berkembang itu (?)

    kapan2 mampir ke blog ikrar ya pak

  3. sholihah says:

    Semangat Mas Fajar, ” be the best just for Allaah…”
    Go… a nice techer !

Leave a Reply